Nama lain dari Perang Vietnam yang sering kita dengar antara lain perang indocina II dan konflik Vietnam. Pada tanggal 2 september 1945 di Hanoi, Ho ci Minh mendeklarasikan kemerdekaan Vietnam. Pada awalnya tepat setelah deklarasi kemerdekaan tersebut, Ho Chi Minh yang posisinya sebagai pemimpin pergerakan kemerdekaan di Vietnam Utara, memutuskan untuk bernegosiasi dengan Prancis. Alasannya adalah pada waktu itu lebih dari 180.000 pasukan nasionalis Cina di Vietnam Utara. Viet Minh ( nama pergerakan yang dipimpin oleh Ho ci Minh ) di Vietnam Utara merasa secara simultan liberalisasi mereka untuk melawan kekuatan dari kolonial Prancis dan pasukan Cina. Pada tahun 1946, setelah Prancis membangun kembali pemerintahan kolonial mereka di Vietnam, para nasionalis Cina setuju diberlakukannya kembali pasukan Cina di Vietnam. Setelah hal tersebut terjadi, Viet Minh menambah serangan mereka terhadap kekuatan kolonial Prancis dan memasang serangan juga di bagian Selatan dan Utara Vietnam. Ketika Prancis berhasil dalam menahan kota dibawah kekuasaan mereka, peraturan di daerah pedalaman Vietnam makin bertambah karena Viet Minh. Pada tanggal 7 Mei 1954, Viet Minh berhasil menaklukan pusat komando Prancis, 9.500 anggota pasukan kolonial Prancis ditangkap. Ini merupakan kekalahan paling buruk dalam sejarah pasukan kolonial Perancis. Pada tanggal 20 Juli 1954 di Jenewa, negosiator Viet Minh dan Perancis setuju membagi Vietnam menjadi dua negara bagian komunis Vietnam Utara dan kapitalis Vietnam Selatan.

Pada tahun 1959-1963, setelah gerilya komunis Vietnam Selatan dapat menjatuhkan pemerintahan Diem, pemerintahan komunis Vietnam Utara mengendalikan jalannya konfrontasi militer. Lebih dari 40.000 gerilya Vietnam Utara masuk ke wilayah selatan dan memberikan persenjataan dan amunisi kepada komunis Vietnam Selatan yang dibawa melalui jalan-jalan kecil Ho Chi Minh di wilayah Laos dan Kamboja. Pada tahun 1961, presiden AS yang baru dipilih, Kennedy, mengirimkan 100 penasihamiliternya yang pertama bersama dengan satu unit khusus dengan 400 tentara ke Vietnam. Pada tahun berikutnya, AS menambah jumlah pasukannya di Vietnam menjadi 11.000 tentara. Pada tanggal 2 Agustus 1964, dua kapal pesiar Amerika di tembaki oleh kapal-kapal patroli Vietnam Utara di Teluk Tonkin. Amerika bersikeras bahwa kapal-kapal pesiar itu berada di perairan internasional. Dan menjadikan peristiwa itu sebagai alasan untuk membom Vietnam Utara untuk pertama kalinya. Hanya saja pada tahun 1971, diketahui bahwa dua kapal perang Amerika telah melanggar daerah perairan Vietnam Utara. Pada bulan Maret 1965, pesawat tempur AS memulai Operation Rolling Thunder ( pemboman besar-besaran terhadap Vietnam Utara ).

Puncak Perang Vietnam pada tahun 1968, yaitu saat AS mengirimkan hampir setengah juta tentaranya ke Vietnam. Pasukan Australia, Selandia Baru, Korea Selatan, Filipina dan Thailand semuanya berjumlah 90.000 orang. Dan saat itu tentara Vietnam Selatan berjumlah 1,5 juta orang. Front Pembebasan Nasional di bawah kepemimpinan komunis, yang diberi nama Vietkong oleh AS memiliki kekuatan 400.000 pasukan. Pada tanggal 1 Februari 1968, kekuatan Tentara Pembebasan Nasional memulai serangan Tet ke 105 kota-kota di Vietnam Selatan. Walaupun Vietkong berhasil dipukul mundur dan mengalami kekalahan (kecuali di Hué), serangan Tet ini merupakan saat yang menentukan dalam Perang Vietnam. Serangan Tet mengakibatkan perubahan sikap AS, karena setelah serangan Tet pemerintahan AS tidak tertarik lagi ingin memenangkan perang. Tapi mereka hanya tidak ingin kehilangan reputasinya sebagai kekuatan militer terhebat.

Melalui operasi militer AS, angkatan udara AS melakukan pengeboman ke wilayah Vietnam Utara, dan berakhir pada Oktober 1968. AS mulai menarik kembali pasukan-pasukannya dari Vietnam. Tahun 1969 di Paris, AS, Vietnam Selatan, Vietnam Utara dan Vietkong melakukan negosiasi untuk menarik seluruh pasukan AS dari Vietnam. Pada tahun 1972, sebelum negosiasi Paris membawa hasil, AS telah mengurangi pasukannya sebesar 100.000 orang dari Vietnam. Tanggal 30 Maret 1972, terjadi serangan komunis tapi bukan oleh Vietkong melainkan oleh pasukan Vietnam Utara yang melewati garis demarkasi (17 derajat garis lintang utara) melanggar wilayah Vietnam Selatan. Pengeboman yang dilakukan secara terus-menerus oleh pesawat tempur AS telah menyebabkan mundurnya pasukan Vietnam Utara. Pada tanggal 27 Januari 1973, persetujuan gencatan senjata ditandatangani di Paris dan mulai diberlakukan sejak hari itu. Pada bulan Maret 1973, pasukan terakhir Amerika, meninggalkan Vietnam. Dua tahun kemudian, Vietnam Utara dan kekuatan komunis Selatan memulai serangan dengan maksud untuk menguasai negara Vietnam Selatan. Beberapa minggu kemudian, tepatnya tanggal 30 April 1975, pasukan Vietnam Utara menduduki Saigon dan mengakibatkan berakhirnya perang yang telah berlangsung selama tiga puluh tahun.

About these ads